“Pelatihan Mengenal Platform Metode Pembelajaran Daring” dan pembuatan “Modul GGZ” yang berisi tata cara secara singkat penggunaan G Form, Google Meet dan Zoom.

August 5, 2020, oleh: Depuss

Pandemi coronavirus disease 2019 atau yang disebut COVID-19 sudah tidak asing lagi dibahas di Indonesia bahkan di dunia. Dampak adanya virus ini adalah tidak  hanya terganggunya kesehatan manusia tapi aktifitas pendidikan yang juga mengalami dampaknya. Upaya yang dilakukan sebagai seorang pendidik untuk tetap memberikan ilmu dan melaksanakan proses belajar-mengajar dengan cara memaksimalkan penggunaan Teknolongi dan Informasi. Jaringan internet menjadi salah satu alternative yang digunakan untuk pelaksanaan pembelajaran. Berubahnya peran guru dari konvensional secara tatap muka di kelas kini dituntut untuk pelaksanaan pembelajaran menggunakan platform daring yang terhubung melalui jejaring komputer dan internet. Akan tetapi tidak semua siswa dan guru paham dalam mengaplikasikannya. Peran serta Dosen Prodi Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dalam menyikapi persoalan tersebut yang bedasarkan catur darma yaitu melaksanakan fungsi pengabdian sebagai bagian kontribusi dalam Amal Usaha Muhammadiyah. Pengabdian kali ini menggandeng mitra yaitu SD Muhammadiyah Sokonandi sebagai tempat melakukan pengabdian dan juga menggaet dosen Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Yogyakarta sebagai sesama pengabdi.

Pada kegiatan tersebut Dosen Prodi Farmasi FKIK UMY sebagai Fasilitator yang terdiri dari apt. Ingenida Hadning, M.Sc, apt. Pinasti Utami, M.Sc, apt. Muhammad Thesa Ghozali, M.Sc, apt. Sabtanti Harimurti, Ph.D dan Amallia Puspitasari, S.P.,M.Sc (Dosen ITY). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2020 dengan melibatkan 18 guru kelas 1-kelas 3 SD Muhammadiyah Sokonandi. SD Muhammadiyah Sokonandi beralamat di Jl. Kapas No 5A, Semaki, Umbulharjo, Kota Yogyakarta yang memiliki visi “Terwujudnya Generasi Islam yang sebenar-benarnya, unggul dalam Iptek, Kreatif dan Peduli Lingkungan” dengan visi tersebut seluruh guru menghadapi persoalan selama masa pandemi mengenai kurangnya pengaplikasikan  guru dalam penggunaan platform pembelajaran dalam jaringan seperti G Form, Google meet dan Zoom. Dengan demikian kegiatan ini bermaksud untuk meningkatkan pemahaman guru melalui Pelatihan Daring  dan Modul GGZ (GForm, Google Meet, Zoom) dimana buku ini berisi tutorial cara penggunaan platform tersebut sehingga lebih mudah dipahami dalam mengaplikasikannya.

Metode pelaksanaan kegiatan didahului dengan tahap perencanaan program, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pelaksanaan program menggunakan metode ceramah, praktik dan pendampingan. Pada tahap pelaksanaan pertama peserta diberikan pre test untuk mengukur tingkat pemahanan terhadap metode daring. Kemudian dilanjutkan dengan praktek dan pendampingan dalam mengaplikasikan cara penggunaan platform modul GGZ. Pada akhir kegiatan peserta diberikan post test sebagai cara untuk mengukur tingkat keberhasilan program pengabdian ini.